Wednesday, 16 September 2026
Metode Flipped Classroom kini mulai banyak diuji coba di berbagai sekolah. Berbeda dengan metode konvensional, Flipped Classroom meminta siswa untuk mempelajari materi dasar di rumah melalui video atau modul, sementara waktu di kelas digunakan secara penuh untuk diskusi, studi kasus, dan pengerjaan proyek bersama. Hasilnya, partisipasi aktif siswa di dalam kelas meningkat drastis.
Pendidikan bukan hanya soal mentransfer ilmu pengetahuan (hard skills), namun yang tidak kalah penting adalah pembentukan karakter (soft skills). Anak-anak yang diajarkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan empati sejak dini terbukti lebih tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan. Guru memiliki peran ganda sebagai pengajar sekaligus teladan yang baik di dalam kelas.
Jalan Kalla selalu menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar unit. Budaya kerja yang sehat dimulai dari komunikasi yang transparan dan rasa saling menghargai. Apresiasi terhadap hal-hal kecil (micro-recognition) terbukti mampu meningkatkan motivasi dan kebahagiaan pegawai. Mari kita terus pupuk semangat kebersamaan ini demi mencapai visi misi institusi.
Punya opini, inovasi, atau cerita inspiratif? Bergabunglah dengan portal dan bagikan tulisan Anda.
Login Portal